Pelatihan BNN Bareng Kemendes PDTT Wujudkan Desa Bersih Narkoba

0
76
BNN dan Kemendes PDTT Gelar Pelatihan Guna Wujudkan Desa Bersih dari Narkoba
BNN dan Kemendes PDTT Gelar Pelatihan Guna Wujudkan Desa Bersih dari Narkoba (istimewa)

Elahan.comBNN atau Badan Narkotika Nasional menyerahkan pelatihan berhubungan narkoba dalam rangka mewujudkan desa bersih dari narkoba di balai-balai yang di miliki Kemendes PDTT  atau Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Pelatihan diserahkan dalam rangka menindaklanjuti nota kesepahaman bareng dengan perjanjian kerja bareng antara Kemendes PDTT beserta BNN dengan sekian banyak kegiatan salah satunya setiap balai yang dipunyai Kemendes PDTT menyelenggarakan perjanjian kerja bareng  dalam rangka mengoptimalkan peran Balai Latihan Masyarakat untuk dapat memberikan pendidikan kepada masyarakat desa dalam rangka mendorong dan menyokong program BNN yakni desa bersinar (bersih dari narkoba).

Anwar Sanusi  selaku Sekjen Kemendes PDTT  mengatakan “Ini ialah salah satu tahapan yang paling taktis. Kalau kita menciptakan proteksi guna penyebaran narkoba, proteksi yang sangat efektif ialah di tingkat perdesaan,” ungkapnya saat menyerahkan arahan pada acara Rapat Kerja Teknis Bidang Pelatihan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Se-Wilayah Kalimantan Tahun 2019 di Banjarmasin pada Rabu (20/2).

Menurut Anwar perdesaan jangan diintervensi oleh narkoba. Dengan penguatan modal sosial yang terdapat diperdesaan mestinya dapat menanggulangi serta dapat membersihkan semua potensi yang mengakibatkan pengaruh dari luar untuk membawa narkoba ke desa. Oleh karena itu, pelatihan penting dilaksanakan dalam rangka menyerahkan pemahaman.

“Pelatihan tahun ini akan dilakukan di balai dan di distrik atau lapangan dengan narasumbernya dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) atau Badan Narkotika Nasional Kota BNNK (BNNK),” ungkapnya.

Anwar melanjutkan bahwa menuliskan bahwa dana desa juga dapat digunakan guna pencegahan narkoba melewati pemberdayaan masyarakat dan penambahan kapasitas SDM (sumber daya manusia).

“Ketika dana desa dapat diarahkan guna pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan salah satunya ialah bagaimana menyerahkan pengetahuan untuk masyarakat bakal bahaya dari narkoba, bagaimana menguatkan pranata keluarga, sosial, supaya mereka menuliskan say no to narkoba, dana desa dapat digunakan guna itu,” bebernya.

Kemendes PDTT dalam menjaga desa, wilayah tertinggal dan transmigrasi mengharapkan desa-desa sebagai benteng pertahanan yang efektif, sampai-sampai tidak masuk narkoba dan radikalisme.

Perlu diketahui bahwa BLM (Balai Latihan Masyarakat) yang dipunyai Kemendes PDTT meluangkan sebuah pelatihan yang bertujuan meningkatkan kemahiran dan kompetensi masyarakat desa guna mengelola desanya sendiri. BLM pun sebagai lokasi sarana inovasi perdesaan dan pun sebagai Balai guna belajar mengembangkan desanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here