Pembuatan Vaksin Corona Terus Berkembang, Tiga Diantaranya Sudah Diuji Ke Manusia

0
19
vaksin corona
Pembuatan Vaksin Corona Terus Berkembang, Tiga Diantaranya Sudah Diuji Ke Manusia

elahan.com, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa saat ini ada setidaknya 70 vaksin corona yang sedang dalam pengembangan. Tiga di antara vaksin tersebut telah diuji coba ke manusia. Satu vaksin diuji klinis oleh perusahaan CanSino Biologics Inc dan Beijing Institute of Biotechnology. Sedangkan dua vaksin lainnya diujikan pada manusia oleh produsen obat Amerika Serikat Moderna Inc dan Inovio Pharmaceuticals Inc.

Daftar upaya vaksin terbaru diterbitkan oleh WHO pada 11 April, yang memperlihatkan sejumlah besar perusahaan yang ikut berusaha membuat penyuntikan vaksin covid-19 baru menjadi nyata. Biasanya, pengembangan vaksin merupakan proses yang membutuhkan banyak waktu, tidak mudah, dan akan mengeluarkan banyak dana serta pengujian bertahun-tahun untuk menentukan apakah vaksin itu aman dan efektif.

Namun Vaksin tersebut dikembangkan dengan kecepatan luar biasa. Beberapa perusahaan obat juga meyakini dapat menyelesaikan pembuatan vaksin secepat mungkin. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menjelaskan bahwa vaksin merupakan cara paling efektif untuk menghentikan penyebaran Covid-19 yang telah menewaskan lebih dari 119 ribu orang di seluruh dunia.

“Keterhubungan global itu artinya meningkatkan risiko penularan dan kebangkitan Covid-19 akan terus berlanjut,” kata Ghebreyesus dalam briefing virtual dari Jenewa seperti dikutip dari AFP, Selasa (14/4).

Kata dia, vaksin sangat diperlukan untuk menghentikan transmisi sepenuhnya. Hingga kini virus corona telah menginfeksi 1.923.858 orang di lebih dari 200 negara. Dari jumlah itu, 119.599 orang meninggal, dan 444.017 dinyatakan sembuh.

Amerika Serikat dikatakan masih setidaknya 12 hingga 18 bulan lagi untuk memunculkan vaksin Corona, menurut Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular AS, Anthony Fauci. Beberapa ahli juga dikatakan sudah memberikan peringatan bahwa bahkan mencoba mencapai tenggat waktu itu adalah rencana berisiko yang bisa menjadi bumerang, demikian seperti dikutip dari Science Alert, Selasa, (14/4/2020).

Profesor vaksinologi dari Universitas Oxford, Inggris, Sarah Gilbert juga sedang melakukan tes vaksin untuk Covid-19 yang tengah menjadi pendemi ini. Diakui bahwa vaksin buatan Oxford ini siap digunakan pada September 2020. Profesor Sarah Gilbert meyakini vaksin ini akan bekerja dan siap pada September 2020. Waktu pembuatan vaksin ini lebih cepat dari prediksi para ahli yang menyebut vaksin akan siap dalam 12 hingga 18 bulan setelah pencarian vaksin dilakukan dengan gencar.

“Ini bukan hanya dugaan saja, dan setiap minggu berlalu, kami memiliki lebih banyak data yang dapat diolah,” ujar Sarah Gilbert, Senin, 13 April 2020.

Tim Sarah Gilbert merupakan satu dari belasan ahli yang mengerjakan vaksin coronavirus, Dia mengklaim sebagai sebagai yang paling maju di Inggris dalam penelitian vaksin ini. Tim ini akan melakukan ujicoba vaksin kepada manusia dalam dua pekan ke depan.

Sarah Gilbert juga mengatakan dalam memproduksi jutaan dosis vaksin yang diperlukan bisa memakan waktu berbulan-bulan. Oleh sebab itu, dia sedang berdiskusi dengan pemerintah Inggris tentang pendanaan, dan memulai produksi sebelum hasil akhir selesai, yang memungkinkan masyarakat untuk memakai vaksin corona segera apabila terbukti bekerja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here