Perjalanan Karier dan Kehidupan Pribadi Nadiem Makarim

0
14
Nadiem Makarim
Presiden Jokowi menunjuk Nadiem Makarim menempati jabatan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di kabinet Indonesia Maju.

Elahan.com, Pengumuman jajaran menteri kabinet Jokowi-Ma’ruf yang dilaksanakan pada 23 Oktober 2019 menuai perhatian banyak orang. Salah satunya terkait menteri yang berasal dari kalangan profesional dan salah satu nama yang menuai perhatian adalah Daniem Makarim.

Mantan CEO perusahaan Go-Jek ini ditunjuk Presiden Jokowi menjadi salah satu menteri yang akan membantu pemerintahannya di periode 2019-2024 dan Nadiem ditunjuk untuk menempati jabatan sebegai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Pria berusia 35 tahun ini cukup menarik perhatian selain dikenal sebagai pendiri salah satu perusahaan Decacorn dari Indonesia, Ia juga menjadi menteri termuda di Kabinet Indonesia Maju.

Usai Presiden Jokowi menyatakan akan menarik calon menteri dari generasi milenial, nama Nadiem Makarim pun mencuat di kalangan netijen. Hal ini pun bukan tanpa sebab, selain sukses membangun usaha ia juga dikenal sebagai orang yang cerdas dan menjadi lulusan Brown Univesity dan Harvard yang menjadi salah satu perguruan bergengsi di dunia.

Berikut adalah perjalanan karier dan kehidupan pribadi Nadiem Makarim:

Kehidupan Pribadi

Nadiem Anwar Makarim, lahir di Singapura 4 Juli 1984 ini merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara yang hadir dari pasangan Nono Anwar Makarim dan Atika Algadri. Ayahnya merupakan seorang aktivis dan pengacara kondang, sedangkan ibunya bekerja sebagai penulis lepas dan merupakan putri dari salah seorang sosok perintis kemerdekaan Indonesia yaitu Hamid Algadri.

Pendidikan

Nadiem diketahui mengenyam bangku pendidikan dasar dan menengah di jakarta. Kemudian melanjutkan pendidikan sekolah menengah atas di Singapura. Setelah lulus SMA, Nadiem pun memutuskan untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi di Brown University, Amerika Serikat dengan mengambil jurusan International Relations dari tahun 2002 sampai 2006.

Setelah menyelesaikan pendidikannya di Brown University, 3 tahun berselang Nadiem meneruskan pendidikan pasca-sarjananya di Harvard Business School dan berhasil mendapatkan gelar Master of Business Administration (MBA).

Perjalanan Karier Hingga Menjadi Menteri

Nadiem Makarim mantan CEO Go-Jek.

Perjalanan karier Nadiem Makarim bermula ketika dirinya bergabung dalam perusahaan Mckinsey & Company yang merupakan perusahaan konsultan di Jakarta pada 2006. Nadiem bekerja di perusahaan konsultan ini selama tiga tahun.

Kemudian, Nadiem bekerja di salah satu perusahaan fashion online yaitu Zalora Indonesia sebagai Co-Founder serta Managing Editor. Setelah memutuskan untuk keluar dari Zalora. Ia pun bekerja di Kartuku sebagai Choief Innovation Officer.

Pada tahun 2011, Nadiem mulai merintis sebuah perusahaan yang kemudian dikenal di Indonesia sebagai Go-Jek. Go-Jek telah menjadi salah satu perushaan Decacorn dari Indonesia yang menawarkan layanan aplikasi pesan ojek online serta fitur-fitur lainya seperti pemesanan tiket online, jasa bersih-bersih, pesan makanan, dan lain sebagainya.

Gojek telah memperoleh pendanaan besar yang berjumlah USD 550 juta atau setara dengan Rp 7,2 triliun pada 2016 lalu. Selain itu, berdasarkan riset dari Lembaga Demografis Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) ini disebut-sebut Go-Jek telah berkontribusi sebesar Rp 9,9 triliun per tahun pada perekonomian Indonesia.

Kemudian, setelah presien Jokowi memenangkan Pilpres 2019 netizen mulai membahas siapa yang akan mengisi kabinet Jokowi jilid II yang berasal dari kalangan milenial. Hal ini pun bukan tanpa sebab. Jokowi sempat mengatakan bahwa akan ada generasi milenial yang akan menempati kursi menteri di kabinetnya.

Pada 21 Oktober 2019 ini Nadiem Makarim terlihat datang ke Istana Negara karena dipanggil oleh Presiden Jokowi. Usai pertemuannya dengan presiden, Makarim mengatakan bahwa dirinya diminta untuk membantunya di pemerintahan. Nadiem sampai mengatakan bahwa dirinya akan mundur dari Go-Jek jika dirinya diminta menjadi menteri.

Rabu 23 Oktober 2019, Jokowi pun mengumumkan jajaran menteri di Kabinet Indonesia Maju. Nama Nadiem Makarim pun disebut oleh Jokowi dan tugaskan untuk menempati jabatan sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Harta Kekayaan

Pria yang berhasil mendapatkan penghargaan Asian of The Year 2018 dan jadi salah satu dari 50 sosok yang menginspirasi di dunia versi Bloomberg 2018 ini masuk dalam daftar lima miliader terkaya di Indonesia dengan kategori usia kisaran 30 tahun.

Dilansir dari Globe Asia tahun 2018, kekayaan Nadiem Makarim ditaksir telah mencapai USD 100 juta atau setara dengan Rp 1,4 triliun. Berdasarkan daftar orang terkaya di dunia, peringkat Nadiem telah berada di urutan ke-150.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here