Pilpres 2019, Perantau Dapat Nyoblos Tanpa Pulang Kampung

0
96
Ilustrasi Pilpres 2019
Ilustrasi Pilpres 2019 (istimewa)

Elahan.com – Wahyu Setiawan selaku Komisioner KPU Republik Indonesia menerangkan, perantau tetap bisa ikut menyerahkan suaranya pada Pileg dan Pilpres 2019 di lokasi perantauannya.

Untuk perantau, urusan utama yang mesti diperhatikan supaya dapat memilih pada Pileg dan pilpres 2019 mendatang ialah terdaftar sebagai pemilih dalam pemilu, dan meyakinkan sudah mendapatkan alokasi TPS atau Tempat Pemungutan Suara.

Wahyu mengatakan, sekarang para anak rantau tak mesti mudik guna dapat mencoblos. Mereka bisa berpartisipasi dalam pesta demokrasi di kota rantaunya masing-masing.

Namun butuh diingat, semua perantau mesti memenuhi sejumlah persyaratan yang telah diputuskan oleh Komisi Pemilihan Umum atau KPU saat Pileg dan Pilpres 2019 mendatang.

Agar dapat memakai hak suara di kota perantauan, masyarakat mesti mengurus eksemplar isian A5 yang disediakan KPU. “Diurus di wilayah asal untuk digunakan di lokasi tujuan,” ungkap Wahyu.

Masyarakat pun harus memahami TPS terdekat yang terdapat di sekitarnya sebelum mengurus eksemplar isian A5. “Mulai dapat diurus anda wacanakan mulai H-60,” ungkap Wahyu.

KPU mempunyai semangat guna melayani pemilih supaya dapat menyerahkan hak suaranya. “Perantau dimudahkan namun KPU mesti meyakinkan pemakaian hak pilih gak disalahgunakan, sampai-sampai harus jelas siapa yang minta, dulunya tercatat dimana, mau dipakai dimana. Kemudahan diserahkan tapi gak boleh serampangan,” Wahyu menerangkan.

Tapi ketika ini pengurusan eksemplar isian A5 belum dapat dilaksanakan secara online. Namun, semua anak rantau tak mesti datang ke kota asal guna mengurusnya.

“Belum dapat lewat online. Tapi kan dapat keluarganya. Gak harus anaknya,” ungkap Wahyu. Dia menambahkan, “sepanjang datanya jelas, nama, NIK, TPS asal, memilih di TPS mana, dapat diberikan kemudahan-kemudahan laksana itu.

KPU mengetahui ada bisa jadi masyarakat memakai hak pilihnya di kota yang bertolak belakang dengan kota asalnya. Bagi itulah KPU menyediakan eksemplar isian A5.

“Karena pergeseran mobilitas pemilih tidak dibuntuti mobilitas surat suara,” ungkap Wahyu. “Itu mengapa didata dengan cermat, supaya memastikan ketersediaan surat suara,” ia melengkapi.

Bagi semua anak rantau yang memilih di lokasi perantauan, melulu perlu melengkapi data diri guna mengurus eksemplar isian A5. Mulai dari data lengkap, NIK, TPS asal dan TPS tujuan, serta meyakinkan diri sudah terdaftar sebagai pemilih pada Pileg dan Pilpres 2019.

Untuk memahami dimana TPS terdekat yang dapat dicapai para anak rantau, KPU menyarankan supaya perantau bertanya ke petugas distrik masing-masing. “Tanya ke petugas. Sekarang ini kan telah ada susunan pemilih,” ungkap Wahyu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here