PKB Singgung Isu Tarif Lurah Saat Anies Rotasi Pejabat DKI

0
85
PKB Singgung Isu Tarif Lurah Saat Anies Rotasi Pejabat DKI
PKB Singgung Isu Tarif Lurah Saat Anies Rotasi Pejabat DKI (istimewa)

elahan.comPKB DKI Jakarta mendukung Anies Baswedan merotasi pejabat DKI besar-besaran jika tujuannya untuk penyegaran organisasi. Namun, PKB juga menyoroti desas-desus pemilihan lurah yang memerlukan tarif.

“Bagus jika untuk penyegaran, itu kita dukung tetapi untuk desas-desus bahwa pemilihan lurah ini ada tarifnya, ini kurang bagus. Ini yang perlu diperhatikan Pak Anies. Banyak keluhan dari lurah-lurah yang menyampaikan ke kita, bahwa ini ada tarif,” ucap Ketua Fraksi PKBDPRD DKI Jakarta, Hasbiallah Ilyas, Rabu (27/2/2019).

Hasbi mengatakan bahwa dirinya tidak tahu pasti soal kebenaran informasi tersebut. Menurutnya, kabar soal tarif menjadi lurah ini memang sudah beredar di kalangan PNS.

“Rame isu di kalangan bawah, di lurah seperti itu, itu yang saya tahu. Kebenarannya ya mana saya tahu,” ujar dia.

Dia juga menyinggung soal sejumlah jabatan yang masih diisi ileh Plt (pelaksana tugas). Menurutnya, setiap posisi harus diisi oleh pejabat definitif.

“Ini kelemahan dari pak Anies, kita dukung kalau misalnya penyerapannya masih rendah. Tapi tepat dong, kalau ganti seseorang itu, ya tidak boleh nunggu lagi plt nya,” ucapnya.

Maka dari itu, Hasbi menyebut Anies kurang paham administrasi pemerintahan. Menurutnya, pemerintahan itu seharusnya tidak boleh kosong meskipun dalam waktu yang singkat.

“Ini Pak Anies tidak ngerti administrasi, kalau ngerti administrasi langsung dong ntar. Kan untuk pelayanan yang lebih baik, satu jam pun pelayan masyarakat tidak boleh terbengkalai,” ucap Hasbi.

Sebelumnya, Anies melakukan rotasi terhadap 1.125 pekabat Pemprov DKI termasuk camat dan lurah. Anies mengatakan bahwa dirinya mempunyai kewenangan untuk merombak pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

“Gubernur punya wewenang untuk merotasi 6 bulan setelah menjabat dan kalau misanya itu urusan pilkada, saat itu lah. Tapi kan ini tidak,” ucap Anies Baswedan, Rabu (27/2/2019).

Sementara itu, Ketua Fraksi Nasdem DKI, Bestari Barus meyakini keraguan publik kepada kinerja Gubernur Anies Baswedan akan menguat, hal itu menyusul dari rotasi besar yang dilakukan di tataran birokrat DKI. Menurutnya, rotasi besar tersebut tidak akan membawa banyak manfaat bagi publik.

https://www.youtube.com/watch?v=pbvAaRhNa1c

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here