Polda Metro Bantah Status Jakarta Siaga 1 Menjelang 22 Mei

0
13
Polda Metro bantah status Jakarta siaga 1

elahan.com, Menjelang pengumuman hasil pemilihan presiden 22 Mei nanti, banyak pesan berantai yang menyebar melalui aplikasi WhatsApp yang menyebut status Jakarta Siaga 1. Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya melalui Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono meminta agar masyarakat tetap tenang, beraktivitas seperti biasa, dan terus waspada. Hal ini disampaikan saat ditemui di Polda Metro Jaya pada Senin, 13 Mei 2019 lalu.

Isu mengenai status keamanan Jakarta tersebut merupakan berita bohong alias hoaks yang bisa menimbulkan keresahan di tengah masayarakat. Argo juga meminta awak media agar membantu memberikan pencerahan kepada semua masyarakat. Pun begitu, masyarakat juga diminta untuk bisa memeriksa kebenaran suatu berita terlebih dahulu sebelum mempercayainya.

Menurut keterangan Argo, aparat kepolisian dan TNI dari Kodam Jaya terus melakukan patroli skala besar untuk memastikan kondisi keamanan di seluruh kawasan Jakarta tetap aman.

Argo juga membantah telah menetapkan status Jakarta siaga 1 berkenaan dengan adanya rencana aksi pada 22 Mei. Hingga kini, Argo memastikan, situasi Jakarta masih aman terkendali. Informasi mengenai status Jakarta siaga 1 ini berawal dari cuitan twitter dari akun @kurawa. Ia menyebut status siaga 1 ditetapkan menjelang 22 Mei, di waktu KPU menyelesaikan penghitungan suara Pilpres 2019.

Menurut Khairul Fahmi, pengamat Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), kepolisian harusnya sudah menetapkan satutus siaga 1 tersebut disaat Komisi Pemilihan Umum (KPU) melaksanakan rekapitulasi suara tingkat nasional.

Namun, perlu diperhatikan, status siaga 1 ini hanya berlaku bagi anggota polisi. Hal ini dilakukan sejak operasi pengamanan pemilu dilaksanakan.  Seperti menyangkut kesiapan petugas, jalur komando, alat kelengkapan yang perlu digunakan, dan sebagainya.

Siaga 1 ini jga berarti anggota polisi yang sedang libur atau tidak bertugas, harus tetap berhati-hati dan siap sedia sewaktu-waktu jika dipanggil.

Info Jakarta siaga 1 yang dikhawatirkan terjadi karena akan ada aksi-aksi massa pada 22 Mei
Info Jakarta siaga 1 yang dikhawatirkan terjadi karena akan ada aksi-aksi massa pada 22 Mei

Pada 22 Mei nanti memang banyak isu yang beredar akan ada aksi massa besar-besaran yang terpusat di Jakarta mengingat pada hari tersebut merupakan pengumuman keputusan hasil pilpres.

Argo pun menyebut memang sudah mempersiapkan pengamanan menjelang pengumuman KPU tersebut. Kata Argo, siapapun pihak yang akan mengacaukan tersebut akan ditindak. Pengamanan ini terlebih di kantor KPU, jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat. Tidak lupa, Argo terus meminta masyarakat untuk bisa menerima dan menghormati keputusan KPU.

Tidak hanya kepolisian, tetapi anggota Tni juga akan ikut mengamankan kondisi pada hari tersebut. KPU merupakan lembaga yang ditunjuk untuk melaksanakan pilpres dan pileg yang sah sesuai undang-undang.

Selain aksi massa, ancaman terorisme saat pengumuman KPU nanti juga marak terdengar. Kapolres Metro Bekasi Kombes Candra Sukma meminta masyarakat Bekasi agar tidak ke Jakarta pada Rabu nanti karena rawan ancaman.

Imbauan agar masyarakat tidak turun ke jalan ini disampaikan oleh aparat kepolisian. Namun, tetap saja sejumlah elemen masyarakat pendukung paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Bekasi berencana ke KPU pada hari pengumuman nanti.

Kombes Candra mengatakan ada 6 elemen yang akan turun ke Jakarta yang berjumlah kurang lebih 400-an orang. Itu semua merupakan pendukung paslon 02, sedangkan pendukung Jokowi-Ma’ruf tidak ada yang akan berangkat.

Massa yang  berangkat dari Bekasi ini menggunakan kendaraan pribadi. Candra menegaskan tidak akan memberikan pengawalan di perjalanan karena hal tersebut dilarang. Tidak hanya itu, pengamanan di Bekasi juga ditingkatkan saat pengumuman KPU nanti, yang akan berfokus pada 3 lokasi.

Total akan ada 1.278 personel gabungan TNI-Polri yang akan mengamankan kegiatan masyarakat di Kabupaten Bekasi, juga dibantu oleh Satpol PP.

Status Jakarta Siaga 1 memang belum ditetapkan, tetapi pengamanan terhadap beberapa lokasi akan terus dijaga oleh aparat polisi dan TNI.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here