Polemik Keislaman Prabowo Subianto, Siapa yang Benar?

0
18
Polemik keislaman Prabowo Subianto yang masih diragukan
Keislaman Prabowo Subianto diragukan

Elahan.com, Muncul polemik video Yusril Ihza Mahendra mengenai keisalaman Prabowo Subianto yang diragukan oleh Rizieq Shihab. Dalam video yang beredar November 2018 lalu itu, Yusril menyebut bahwa Rizieq pernah mengatakan bahwa keislaman Prabowo diragukan.

Lewat video yang diunggah di akun Front TV pada 1 April 2019, Rizieq menyangkal pernah berkomunikasi dengan Yusril membahas mengenai Prabowo. Rizieq menyebut memberikan dukungan penuh kepada Prabowo Subianto sebagai calon presiden 2019.

Dalam video tersebut, Rizieq mengatakan bahwa pernyataan Yusril tersebut hanyalah sebuah kebohongan. Meski mengaku pernah melakukan komunikasi lewat telepon dengan Yusril satu kali, tetapi Rizieq membantah saat itu mereka tidak membicarakan soal Islamnya Prabowo tidak jelas.

Rabu malam, 3 April 2019, lewat keterangan tertulisnya, Yusril melakukan klarifikasi bahwa sangkalan Rizieq hanyalah bohong semata. Pernyataan tertulis itu dikirimkan Yusril kepada wartawan beserta bukti screenshot percakapannya dengan Habib Rizieq.

Polemik Keislaman Prabowo Subianto
Keislaman Prabowo Subianto dipertanyakan

Melalui Ketua Bidang Pemenangan Partai Bulan Bintang (PBB) Sukmo Harsono melakukan klarifikasi dengan menggelar konferensi khusus di Hotel Cipta Pancoran pada Rabu malam, 3 April 2019.

Untuk membuktikan bahwa dirinya benar, Sukmo juga menunjukkan print out percakapan antara Yusril dengan Habib Rizieq via WhatsApp. Pernyataan yang tercatat pada 5-6 September 2018 lalu itu terlihat bahwa kontak dengan nama ‘Habib Rizieq Syihab’ memang terdapat kalimat yang meragukan soal Islam prabowo.

Perbincangan via aplikasi pesan instan tersebut dimulai dengan keinginan Yusril dan keluarga yang ingin bertamu mengunjungi Rizieq Shihab disela kegiatan ibadah umrah yang akan dilaksanakannya.

Dalam perbincangan tersebut, Yusril juga membicarakan sukungan PBB yang disebutnya sejalan dengan RIzieq dan tidak menunggu Ijtima’ Ulama II serta sikap para ulama NU dalam Pilpres 2019.

Lalu mereka membicarakan mengenai kubu Islamofobia yang ada dalam lingkaran Prabowo. Rizieq juga mengatakan mereka berada dalam posisi yang dilematis. Dukungan Ijtima’ ulama untuk Prabowo Subianto harusnya berdampingan dengan calon wakil presiden dari golongan ulama. Sebab Prabowo lemah dalam Islam. Selain itu, masih dalam percakapan itu, Rizieq juga menyebut lingkaran sekitar Prabowo banyak yang Islamofobia.

Yusril memperlihatkan bukti percakapan tersebut mereka dan menyebut itu adalah jejak digital yang menjadi bukti dan sulit untuk dibantah.

Meski tidak memiliki rekaman, tetapi percakapan via WhatsApp tersebut, menurut Yusril, sudah bisa menjadi bukti yang kuat untuk menunjukkan siapa pembohong sesungguhnya.

Menanggapi kasus ini, pihak Gerindra langsung menyatakan bahwa ini sebagai bentuk kepanikan dan ketakutan dari kubu paslon 01. Anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra, Andre Rosiade menyebut polemik yang diciptakan Yusril itu tidak perlu ditanggapi secara serius karena semuanya sudah jelas.

Andre mengatakan bahwa sebelumnya Prabowo sudah mengaku dirinya adalah Islam abangan alias Islam yang tidak baik tetapi tidak pernah melakukan kriminalisasi terhadap ulama. Kata Andre, itulah alasan capres 02 itu tidak mau menjadi imam tetapi tidak memaksakan diri seperti lawan. Dia menyinggung Jokowi yang ketika menjadi imam lalu difoto oleh banyak orang.

Kata Andre, menyebarkan isi percakapan yang dilakukan Yusril hanyalah sebuah bentuk ketakutan akan kekalahan. Lagipula, lanjut dia, Prabowo didukung oleh Ijtima Ulama, sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Menanggapi polemik yang meragukan keislaman Prabowo Subianto ini, Mahendradatta sebagai pengacara Habib Rizieq juga meragukan chat antara Yusril dan Rizieq Shihab seperti yang tengah beredar. Sebab menurut Mahendradatta, kliennya tidak pernah menggunakan WhatsApp. Akun WhatsApp menurut dia bisa dibuat oleh siapa saja. Pengacara Rizieq itu juga menyebut polemik yang menyudutkan kliennya tersebut merupakan cara kekanak-kanakan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here