Polemik Kenaikan Gaji PNS 2019, Bermuatan Politik?

0
13
Gaji PNS 2019 naik
Kenaikan gaji PNS 2019

Elahan.com, Joko Widodo diketahui telah menandatangani peraturan mengenai kenaikan gaji PNS 2019. Peraturan Pemerintah nomor 15 tahun 2019 tentang Perubahan Kedelapan Belas tersebut mulai berlaku tanggal 1 Januari 2019. 

Gaji PNS 2019 mengalami kenaikan
Kenaikan gaji PNS 2019

Aturan baru ini mengubah lampiran II Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 mengenai Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil. Aturan mengenai ini sudah beberapa kali diubah, terakhir  lewat Peraturan Pemerintah Nomor 30 tahun 2015. Kenaikan gaji PNS ini dilihat dari tingkat golongan dan masa kerja.

Pada lampiran PP yang diubah tersebut, gaji PNS untuk golongan I/A adalah Rp 1.560.800, naik dari sebelumnya yang hanya Rp 1.486.500. Sedangkan gaji PNS golongan IV/E dengan masa kerja lebih dari 30 tahun adalah Rp 5.901.200. Sebelumnya golongan ini hanya mendapatkan gaji Rp 5.620.300. Sementara PNS dengan golongan II/A dengan masa kerja belum mencapai 1 tahun adalah Rp 2.022.200 dengan gaji sebelumnya sekitar Rp 1.926.000. Golongan II/d dengan masa kerja 32 tahun naik menjadi Rp 4.797.000.

Golongan IV/A yang belum memasuki masa kerja selama 1 tahun mendapatkan kenaikan menjadi Rp 3.044.300 dan golongan IV/E dengan masa kerja sudah memasuki 32 tahun naik menjadi Rp 5.901.200.

Kenaikan gaji PNS 2019 ini disebut pemerintah untuk kesejahteraan pegawai dengan mempertimbangkan peningkatan daya guna serta hasil guna.

Motif dari kebijakan ini tentu dipertanyakan oleh kubu Prabowo-Sandi. Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN), Ahmad Murzani mempertanyakan alasan penaikan gaji pegawai menjelang kontestasi presiden yang akan dilaksanakan 17 April 2019 mendatang. Mereka menilai ini hanya bermuatan politik jangka pendek saja. Sebab wacana tersebut dilakukan di tahun ke 4 pemerintahan Jokowi. Tudingan itu dibantah wakil presiden Jusuf Kalla. JK mengatakan kenaikan gaji PNS sebanyak 5 persen tidaklah bersifat politik. Dan disebut sudah rutin dijalankan pemerintah.

JK sebut program ini merupakan tunjangan kinerja yang diberikan pada setiap kementerian yang berprestasi. Jika dibandingkan dengan presiden sebelumnya, di masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, setiap tahun terjadi kenaikan gaji PNS dengan jumlah kenaikan antara 5-20 persen. Menurut data Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menyebut kenaikan gaji pegawai negeri sipil ini tahun 2008 mengalami kenaikan yang cukup besar hingga mencapai 20 persen.

Tim Jokowi menyebut pihak lawan tidak mengerti sepenuhnya mengenai pengelolaan keuangan negara. Padahal menurutnya, Pemerintah berkomitmen untuk menyejahterakan para ASN. Jubir TKN, Misbakhun, mengatakan ini adalah langkah yang sudah lama dipersiapkan oleh pemerintah. Misbakhun juga meminta agar kubu BPN tidak terus menerus mempolitisir kebijakan-kebijakan pemerintah.

Politisi Partai Golkar ini juga berkata pihak oposisi menginginkan pemerintah terlihat salah di mata rakyat hanya demi kepentingan kekuasaan pihak oposisi sendiri. Misbakhun juga meminta agar semua pihak bisa mendukung dan ikut menyukseskan program pemerintah demi kesejahteraan rakyat.

Tidak hanya menaikkan gaji PNS, tetapi pemerintah juga menaikkan gaji anggota Polri, TNI, dan pensiunan yang dianggarkan dalam APBN 2019. Menteri Keuangan, Sri Mulyani mengatakan telah menyediakan anggaran kenaikan gaji ASN tersebut sebesar Rp 2,66 triliun yang dibayarkan 1 April 2019 dan dirapel mulai 1 Januari 2019. 

Kenaikan gaji PNS 2019 ini, sebut Sri Mulyani, sudah memperhitungkan transfer alokasi dana untuk PNS daerah. Kementerian keuangan saat ini tinggal menunggu data dari masing-masing instansi mengenai jumlah pegawai yang mendapatkan kenaikan gaji.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here