Polisi Bentuk Tim Khusus Teror Bom Pimpinan KPK

0
114
Teror bom pimpinan KPK (istimewa)
Teror bom pimpinan KPK (istimewa)

elahan.com – Pihak kepolisian bentuk tim dari densus 88, Polda Metro jaya dan tim inafis Puslabfor. Tim tersebut dibentuk untuk mengusut tuntas teror bom kepada pimpinan KPK.

“Dengan kejadian di dua TKP tersebut dari tim Mabes Polri yang dipimpin Kepala Densus 88, dari Polda, inafis Puslabfor, kami bentuk tim mengungkap siapa pelakunya,” kata Argo.

Kabid Humas Polda Metro jaya itu mengatakan kini tim khusus itu sedang menyelidiki kasus tersebut. Pimpinan KPK sudah diperiksa bersama enam orang saksi lainnya. rekaman CCTV rumah korban juga sudah diperiksa.

“Ada enam (saksi) sudah diperiksa, kemudian pak Laode sudah kita periksa juga hari itu,” tutur Argo kepada wartawan, Rabu (9/1).

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo berharap polisi bisa mengungkap dan menangkap pelaku teror bom tersebut. Dia mengatakan jangan sampai ancaman teror bom menjadi cara untuk menakuti KPK.

“Agar perbuatan itu tidak menjadi modus para pihak atau kelompok yang menakut-nakuti baik para pejabat negara, penegak hukum dan masyarakat. Sehingga harus diungkap dan ditemukan pelaku atau otak dan dalangnya dan diberi hukuman berat agar ada efek jera,” kata Bambang, Rabu (9/1).

Sementara itu, Laode Muhammad Syarif menyatakan tidak mendengar ada bom molotov yang dilempar hingga mengenai tembok dekat garasinya. Dia baru mengetahuinya saat subuh.

“Pas saya bangun, kebetulan salah satu bom molotovnya itu posisinya berdiri ketika dilempar,” kata Laode , Senin malam.

Laode mengatakan kejadian itu merupakan risiko pekerjaannya. Saat tiba di kediamannya pada pukul 20.00 WIB dia terlihat tenang walaupun mendapat teror tersebut.

“Engga apa-apa. Biasa itu, bagian dari pekerjaan,” lanjutnya.

Kediaman Agus di Jatiasih, Kota Bekasi juga mengalami teror. Pelaku teror menaruh tas mencurigakan yang di dalamnya berisi benda mirip bom.

Setelah ada teror tersebut, Kepolisian Resor Jakarta Selatan memperketat keamanan di dua rumah pimpinan KPK itu. Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar menyatakan personelnya sudah ikut serta untuk memantau situasi di sekitar rumah Laode dan Agus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here