Potensi Wakaf Asuransi Bisa Menjadi Peningkat Ekonomi Indonesia

0
44
wakaf asuransi
wakaf asuransi

Elahan.com, Wakaf merupakan salah satu instrumen dalam keuangan syariah yang memiliki potensi yang besar dalam berkontribusi untuk mencapai tujuan pembangunan negara yang berkelanjutan. Misalnya mengurangi kemiskinan, memberi kesejahteraan untuk mereka yang belum, menyediakan fasilitas umum, serta meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan. Guna meningkatkan jumlah kegiatan wakaf di Indonesia maka munculah beberapa asuransi berbasis syariah yang menawarkan wakaf asuransi.

Pada dasarnya wakaf adalah kegiatan memberikan sejumlah harta untuk dikelola oleh nazhir atau pengelola dana wakaf yang nantinya hasilnya akan digunakan untuk kesejahteraan umum atau kesejahteraan orang yang diberikan harta wakaf itu. Ada catatan dalam wakaf yaitu harta yang diberikan harus tetap utuh, karena hanya hasil dari pengelolaan harta tersebut saja yang boleh dibagi-bagikan untuk masyarakat.

Berdasarkan publikasi laman daring bwi.or.id ada pendapat para fuqaha soal ni yang berdasarkan hadis riwayat Buhkari Muslin, Nabi menyatakan harta asalnya harus ditahan atau harta pokok yang diwakafkan, kemudian hasilnya dari pengelolaan itu yang dibagikan.

Wakaf dianggap berpotensi untuk mengurangi kemiskinan dan ketimpangan sosial yang terjadi di masyarakat serta mendukung peningkatan pembangunan ekonomi serta memperkuat stabilitas sistem keuangan nasional.

Badan Wakaf Indonesia (BWI) mengatakan jika wakaf di Indonesia dapat mencapai Rp 180 triliun. Pertumbuhan ini terasa cepat dan siginifikan, karena jika dilihat di tahun 2017 himpunan dana wakaf baru hanya mencapai Rp 400 miliar. Peningkatan ini terjadi dengan cara mengeluarkan tabungan wakaf, asuransi wakaf, sukuk wakaf, dan lain sebagainya.

Berdasarkan data Bank Indonesia BI, sektor sosial Islam ini mencakupi sistem wakaf memiliki potensi besar sekitar Rp 217 triliun atau setara dengan 3,4 persen dari PDB Indonesia. Angka tersebut bisa dikatakan jika potensi wakaf ini bisa dianggap serius dan memainkan peran yang sangat penting untuk mempercepat pembangunan ekonomi yang dapat mendukung stabilitas keuangan negara.

Presiden Jokowi soal ekonomi syariah yang didalamnya terdapat wakaf asuransi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat mengemukakan jika ekonomi syariah saat ini memiliki potensi yang sangat besar di tingkat global dan di tingkat dunia. Mengutip dari Bappenas, Presiden Jokowi mengatakan potensi tersebut di tahun 2023 akan mencapai angka 3 triliun dollar atau kurang lebih Rp 45.000 triliun. Tak menutup kemungkinan wakaf asuransi syariah akan tren dikemudian hari.

Kehadiran wakaf asuransi di Indonesia telah disebutkan dapat membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat serta menghilangkan kesenjangan sosial yang terjadi. Hal ini tentu merupakan hasil pengelolaan dari pengelola wakaf yang baik sehingga dana wakaf itu bisa menghasilkan manfaat yang bisa disebar hingga pelosok negeri untuk membantu masyarakat yang selama ini belum tersentuh bantuan.

Manfaat dari wakaf asuransi ini bukan saja untuk masyarakat luas saja namun juga untuk si wakif. Adanya wakaf asuransi syariah didukung oleh Fatwa MUI no.106/DSN-MUI/X/2016 soal wakaf manfaat asuransi dan manfaat investasi pada asuransi jiwa syariah. Produk asuransi syariah dinilai sebagai program wakaf yang bisa memberikan tawaran yang menarik untuk masyarakat muslim Indonesia, dan menjadi solusi yang dapat memberikan banyak manfaat kepada nasabah.

Hal ini bisa menjadi solusi untuk semua karena wakaf asuransi bisa memberikan proteksi manfaat asuransi sekaligus menyediakan opsi wakaf bagi nasabah. Perusahaan asuransi akan bekerja sama dengan beberapa lembaga wakaf yang telah ada di Indonesia, kemudian bersinergi untuk mengelola wakaf yang nantinya manfaatnya dapat dinikmati.

Sejumlah asuransi yang menawarkan wakaf asuransi ini  mengatakan program ini tak hanya memberikan perlindungan jiwa yang komprehensif bagi diri serta keluarga, juga memberikan pemenuhan kebutuhan spiritual nasabah dalam beribadah dengan fitur wakaf ini. Sehingga dapat dimanfaatkan nasabah sebagai salah satu investasi dunia dan akhirat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here