Presiden Jokowi Tugaskan Bansos Tuntas di Bulan September

0
7
Jokowi
Presiden Jokowi Tugaskan Bansos Tuntas di Bulan September

elahan.com, Presiden Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi meminta penyaluran bantuan sosial (bansos) periode Agustus-September segera dituntaskan. Hal itu bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Presiden juga meminta Menteri Kordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy agar dapat terus memantau penyaluran bantuan mulai dari Bantuan Langsung Tunai (BLT), bansos tunai, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), hingga bantuan presiden (banpres).

Tak hanya itu, Jokowi juga meminta para jajaran menteri agar terus membenahi berbagai kendala dalam penyaluran bansos. “Yang paling banyak terkendala adalah urusan data, urusan nomor account di bank, saya kira ini yang agak menghambat kita,” ujar Jokowi.

Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp695,2 triliun untuk penanganan terhadap dampak pandemi Covid-19 dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pada tahun ini. Anggaran tersebut terbagi ke beberapa hal. Dana untuk kesehatan sebesar Rp87,55 triliun, untuk perlindungan sosial Rp203,9 triliun, insentif usaha sebesar Rp120,61 triliun.

Ada pula dana untuk stimulus UMKM sebesar Rp123,46 triliun, untuk segi sektoral kementerian/lembaga dan pemda sebesar Rp106,11 triliun, lalu pembiayaan korporasi sebesar Rp53,57 triliun. Hingga kini penyaluran bansos untuk perlindungan sosial telah mecapai 41,85 persen dari total yang disiapkan. Hal itu disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang mengatakan bahwa penggunaan anggaran perlindungan sosial telah mencapai Rp85,34 triliun per 4 Agustus 2020.

Sejak dilanda pandemi Virus Corona, Indonesia menyiapkan berbagai hal salah satunya bantuan fasilitas kesehatan, bantuan sosial berupa sembako bagi masyarakat yang terdampak, bantuan biaya listrik untuk daya 450 dan 900, hingga bantuan langsung tunai untuk pekerja dengan gaji dibawah Rp 5 Juta yang kini baru mulai dikeluarkan. Upaya Jokowi memberikan bantuan sosial kepada masyarakat Indonesia tidak hanya serta merta untuk membantu ekonomi masyarakat susah. Hal lain upaya yang dilakukan juga untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional kuartal III pada 2020. Pandemi Covid-19 tidak hanya meruntuhkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia saja. Namun hal tersebut juga melanda berbagai negara mulai dari negara berkembang hingga negara maju lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here