Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung Dihentikan Sementara

0
36
Proyek kereta cepat Jakarta Bandung dihentikan sementara waktu saat mudik lebaran
Proyek kereta cepat Jakarta Bandung dihentikan sementara waktu saat mudik lebaran

Elahan.com, Proyek kereta cepat Jakarta Bandung dihentikan sementara selama periode mudik lebaran. Penghentian sementara ini dinyatakan langsung oleh pihak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan diprediksi tetap akan memenuhi target penyelesaiannya di 2021 nanti.

Penghentian pengerjaan proyek akan berlangsung selama 20 hari, sepuluh hari sebelum dan sepuluh hari setelah lebaran. Ini dilakukan agar menghindari kemacetan saat arus mudik.

Proyek kereta cepat Jakarta Bandung ini sudah dimulai sejak 2016 dan hingga sekarang progresnya sudah mencapai 17 persen. Progres ini akan terus meningkat dengan cepat nantinya sebab proses pembebsan lahan untuk keperluan pembangunan kereta sudah rampung dilakukan. Bahkan hingga akhir tahun ini, progres penyelesaian proyek pembangunan kereta cepat ini sudah sampai 60 persen.

Proyek yang dikelola oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) ini mengambil dana pinjaman dari China Development Bank (CDB) untuk biaya proyek ini. Kredit yang dicairkan juga bertahap. Pada Mei lalu kredit pertama yang dicairkn sebesar US$170 juta. Pada September, dana pinjaman kembali dicairkan sebesar US$274,8 juta dengan total komitmen pinjaman sebesar US$500 juta.

Sekarang, proyek kereta cepat ini sudah memasuki tahap pembangunan terowongan di bawah Tol Jakarta-Cikampek. Lokasi pengeborannya sendiri berada di pinggir jalan tol. Proses pengerjaan proyek juga tidak bisa dilihat sebab terhalang oleh tembok seng bergaris merah biru. Bahkan petugas keamanan juga tidak memberikan izin ornag luar untuk masuk melihat pengerjaan proyek.

Proyek kereta cepat ini jadi contoh oleh China yang dipamerkan saat menjadi tuan rumah KTT Sabuk dan Jalan. Proyek ini dipamerkan sebagai jawaban atas kritik karena banyaknya utang dan proyek Sabuk dan Jalan yang kurang transportasi, serta memfokuskan program tersebut pada pembiayaan, pertumbuhan ekonomi hijau, dan kualitas tinggi.

Untuk informasi, proyek Sabuk dan Jalan ini merupakan kebijakan Presiden China Xi Jinping, dan ternyata menjadi kontroversial di banyak ibu kota Barat. Proyek ini disebut sebagai upaya untuk menyebarkan pengaruh China di luar negeri. Proyek ini juga dituduh sebbagai upaya untuk membebani negara-negara dengan utang yang dinilai tidak berkelanjutan karena proyek-proyek yang dikerjakan tidak transparan.

Pada proyek kereta cepat Jakarta Bandung ini, 75 persennya dibiyai dari dana pinjaman pada Bank Pembangunan China. Sedangkan sisa 25 persen didanai oleh ekuitas oleh konsorsium. Sebenarnya yang menjadi kontroversi pada proyek Sabuk dan Jalan ini adalah pengalihan risiko berada di pemerintah negara mitra.

Proyek kereta cepat ini dimenangkan oleh China di tahun 2015 yang saat itu bersaing dengan Jepang. Menurut Rini Soemarno yang menjabat Menteri BUMN, China ingin menunjukkan pada pelanggan internasional bahwa kereta cepat milik mereka lebih baik. Setelah bernegosiasi dengan meminta tarif serendah mungkin, akhirnya China memberikan bunga 2 persen.

Proyek kereta cepat Jakarta Bandung dihentikan sementara waktu
Proyek kereta cepat Jakarta Bandung dihentikan sementara waktu

Pada masa debat capres Pilpres 2019 lalu, persyaratan finansial proyek kereta cepat ini sempat menjadi perdebatan antara kedua calon presiden. Prabowo Subianto bahkan berjanji akan kembali meninjau ulang proyek itu jika menjadi presiden RI.

Bagi Dharmaningtyas, pengamat transportasi, menyebut pembangunan proyek kereta cepat Jakarta Bandung ini tidak efektif karena tidak menarik demand. Kecuali kereta cepat yang dibangun rute Jakarta-Semaarang atau Jakarta-Surabaya, mungkin banyak orang yang akan memilih menggunakannya karena akan lebih efektif dan efisien.

Dharmaningtyas juga mengkritik progres pengerjaan proyek kereta cepat Jakarta Bandung ini yang masih minim padahal sudah dikerjakan sejak tiga tahun lalu. Jika pengerjaan proyek ini dihenikan, yang merasa rugi dan sedih hanya adalah pihak swasta pengembang properti Meikarta. Sebab, moda transportasi ini menjadi bahan promosi kepada calon pembelinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here