PSI yang Dinilai Sedang Membangun Empati Lewat Kontroversi

0
58
Ketua umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie
Ketua umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie (istimewa)

Elahan.comPSI sebagai partai yang baru acap kali melontarkan wacana-wacana bertentangan dengan arus utama. Langkah melempar wacana yang sering menyulut pro dan kontra ini dinilai sebagai strategi Partai Solidaritas Indonesia supaya cepat dikenal publik.

Analis politik Pangi Syarwi Chaniago menjelaskan “PSI pasti sedang membina opini dan empati bahwa apa yang menjadi keunggulan beliau sekitar ini dan apa yang menjadi perbedaan beliau dengan partai lain,” pada Kamis (14/2).

Walaupun kata Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting ini, biasanya wacananya itu blunder dan bertentangan dengan arus partai-partai lain. Bahkan, barangkali yang mana partai besar sekali juga menghindari isu yang dimuntahkan PSI.

Pangi menambahkan “Walaupun pada ketika yang sama PSI terkadang blunder sebab melawan arus mainstream yang sekitar ini parpol nggak berani, yang penting untuk PSI bagaimana parpolnya dikenal”

Karena itulah, menurut keterangan dari Pangi, PSI sering menciptakan isu-isu yang kontroversial supaya partainya cepat dikenal masyarakat lagipula menjelang pemilu serentak pada April 2019 mendatang. “Untuk lebih cepat dikenal pasti mesti buat kepandaian atau perjuangan yang kontraversial dan menimbulkan polemik. Itu sangat tidak yang sedang dilaksanakan PSI,” ungkap Pangi lagi.

Pangi menerangkan semua dilaksanakan Partai Solidaritas Indonesia dengan destinasi untuk membumikan nama PSI. Masalah apakah lantas masyarakat setuju atau tidak, suka atau tidak dengan wacana-wacana yang digelontorkan PSI menjadi urusan lain.

Bakal tetap terdapat masyarakat yang pasti merasa terwakili dengan isu-isu yang disemburkan Partai Solidaritas Indonesia. Karena itulah sasaran Partai Solidaritas Indonesia, yaitu masyarakat yang sekitar ini belum terwakili suara dan ideologinya, ungkap Pangi kembali.

Dia berkata “Ceruk pasar yang akan diambil Partai Solidaritas Indonesia ialah segmen yang sekitar ini voter yang belum merasa terwakili suaranya dan ideologi perjuangannya”

Oleh karena tersebut tambahnya, tentu masing-masing narasi yang di bina Partai Solidaritas Indonesia berhubungan isu yang mereka semburkan sudah dihitung ulang untung dan ruginya. “Tentu PSI sudah menghitung ulang untung rugi berhubungan isu yang mereka semburkan,” beber Pangi .

Partai Solidaritas Indonesia melalui Ketua Umum nya Grace Natalie pernah melontarkan wacana kontroversial, ialah tiga kegiatan PSI guna melawan intoleransi di dalam negeri. Salah satunya, Partai Solidaritas Indonesia bakal mendorong penghapusan PBM mengenai Pendirian Rumah Ibadah.

Grace mengatakan “Pertama, di tingkat nasional
Partai Solidaritas Indonesia bakal mendorong deregulasi aturan tentang pendirian lokasi tinggal ibadah. Partai Solidaritas Indonesia bakal mendorong penghapusan Peraturan Bersama Menteri Mengenai Pendirian Rumah Ibadah,” pada Selasa (12/2).

Berdasarkan keterangan dari Grace, PBM tersebut pada praktiknya malah dapat memberi batas prinsip kemerdekaan beragama. Bahkan,
Partai Solidaritas Indonesia memandang aturan ini tidak jarang disalahgunakan untuk memberi batas bahkan menarik keluar hak konstitusional dalam hal kemerdekaan beribadah.

Karena itu, Partai Solidaritas Indonesia percaya bahwa kampanye toleransi pun harus diwujudkan dalam format gerakan parlementer. Salah satunya ialah untuk menghapus ketentuan tersebut melewati lembaga perwakilan nantinya.

KH Yusnar Yusuf selaku Ketua Komisi Kerukuna MUI menilai, seharusnya PSI mengerjakan analisis kajian yang lebih mendalam. Karena andai PBM itu dihapus, malah akan menciptakan konflik antarumat beragama di akar rumput semakin membesar.

Yusnar mengatakan “Jadi, saran saya untuk beliau (Grace), fokus saja untuk partainya. Jangan dulu menciptakan sebuah rancangan lantas rancangan tersebut nantinya malah tersebut menjadi bumerang untuk dia sendiri”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here