Ratusan Bencana Alam Terjang Indonesia Sejak Awal Tahun 2020

0
26
bencana alam
Ratusan Bencana Alam Terjang Indonesia Sejak Awal Tahun 2020

elahan.com, Sekitar 455 bencana alam terjadi sejak awal tahun 2020 hingga pertengahan Februari, tecatat oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB Agus Wibowo mengatakan bencana hidrometeorologi dominan terjadi, yaitu meliputi banjir yang terjadi sebanyak 171 kali kejadian, angin puting beliung 155 kali, tanah longsor sebanyak 98 kali dan 2 kali terjadi abrasi atau gelombang pasang. Korban akibat benacana hidrometreorologi tersebut mencapai 94 orang meninggal dunia dan 2 orang hilang.

“Dari sejumlah kejadian ini, banjir merupakan peristiwa yang paling banyak mengakibatkan korban meninggal dunia, yaitu 86 orang, disusul tanah longsor 5 orang dan 3 orang akibat puting beliung,” ujar Agus pada Senin (10/2/2020).

Banjir merupakan bencan alam hidrimeteorologi yang memberikan dampak paling besar dibanding yang lain.  Bencana lain selain bencana hidrometeorologi adalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebanyak 28 kejadian dan 1 kali kejadian gempa bumi.

Selain berdampak pada korban jiwa, sejumlah kejadian bencana mengakibakan kerusakan infrastruktur seperti tempat tinggal dan fasilitas lainnya yaitu sarana pendidikan, kesehatan, perkantoran dan jembatan. Dari kejadian tersebut, jumlah total rumah rusak dengan kategori rusak berat mencapai 2.512 unit, rusak sedang 1,725 dan rusak ringan 6.707. 

Sedangkan kerusakan infrastruktur juga terjadi diantaranya 142 fasilitas pendidikan, peribadatan 121, perkantoran 47 dan 11 fasilitas kesehatan. Dari total kerusakan ini, hanya 5 rumah dengan kategori rusak ringan disebabkan karena gempa bumi, sedangkan sisanya disebabkan bencana hidrometeorologi.  

“Sebanyak 994.932 orang tercatat menderita dan mengungsi akibat bencana. Tiga wilayah provinsi dengan jumlah bencana tinggi yaitu Jawa Tengah 119 kejadian, Jawa Barat 72 dan  Jawa Timur 69 peristiwa,” jelas Agus.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada 8 Februari 2020 lalu merilis bahwa berdasarkan analisis spasial distribusi curah hujan, perkembangan musim hujan hingga akhir Januari 2020, 99% wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan sedangkan 1% wilayah masih mengalami musim kemarau. 

Beberapa wilayah yang sudah memasuki musim hujan meliputi Pulau Sumatera, Pulau Jawa, Bali, NTB, sebagian NTT, Pulau Kalimantan, sebagian besar Sulawesi Utara, Gorontalo, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian besar Sulawesi Barat, sebagian besar Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua. 

BMKG juga merilis prakiraan curah hujan harian dengan intensitas sedang hingga lebat pada periode hingga 13 Februari 2020 berpotensi terjadi di wilayah Aceh, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siap siaga terhadap potensi ancaman bahaya bencana alam seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang maupun petir.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here