Ridwan Kamil Dilaporkan ke Bawaslu Terkait Pelanggaran Kampanye

0
81
Ridwan Kamil dilaporkan ke Bawaslu atas dugaan pelanggaran kampanye
Ridwan Kamil dilaporkan ke Bawaslu atas dugaan pelanggaran kampanye (istimewa)

elahan.com – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait penggaran kampanye. Dugaan tersebut dilakukan saat pria yang akrab disapa Kang Emil tersebut menghadiri acara ulang tahun Nahdatul Ulama di Garut, Sabtu (9/2/2019).

Kang Emil dilaporkan ke Bawaslu oleh Tim Advokat Indonesia Bergerak (TAIB) yang dikoordinasi oleh Muhajir.

“Dia (Ridwan Kamil) hadir pada tanggal 9 Februari kemarin di Garut di acara ulang tahun NU. Pada dasarnya dia mengajak, mengarahkan bahwa masyarakat yang hadir disitu khususnya pada saat ulang tahun NU itu diarahkan untuk memilih 01,” kata Muhajir, Selasa (12/2/2019).

Muhajir mengatakan Ridwan Kamil menyampaikan orasi politik di hadapan puluhan ribu orang yang hadir di acara tersebut. Pada acara tersebut dia menyerukan, “Kalau saya teriak Garut, teriak juara. Saya teriak Jabar, teriak juara. Saya teriak 01, teriak juara.”

“Ajakan saudara Ridwan Kamil tersebut kemudian diikuti dengan teriakan oleh puluhan ribu masaa yang hadir,” tutur Muhajir dalam keterangan tertulis, Selasa (12/2/2019).

Muhajir menduga aksi Kang Emil tersebut masuk dalam kategori kampanye rapat umum terbuka. Padahal berdasarkan ketentuan regulasi, jenis kampanye tersebut boleh dilakukan 21 hari sebelum masa tenang, yaitu 24 Maret sampai 13 April.

Dalam laporannya, pihak TAIB menilai Gubernur Jawa Barat itu telah melakukan pelanggaran pemilu diantaranya Peraturan KPU No.5 tahun 2018 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2019. Serta Pasal 276 ayat (2) dan Pasal 492 Undang-Undang No.7 Tahun 2017 Tentang Pemilu.

“Yang mana perbuatan dimaksud adalah sama dengan pelanggaran kampanye yang telah dituduhkan ataupun disangkakan oleh Bawaslu dan/atau Gakkumdu di Solo, Jawa Tengah, terhadap Ustadz Slamet Ma’arif,” ucap Muhajir.

Pihak TAIB telah membawa beberapa tangkapan layar berita media online tentang kampanye tersebut dan video rekaman acara tersebut. Muhajir juga berharap Bawaslu bisa memproses laporan tersebut sebagaimana memproses kasus yang menjerat Slamet Ma’arif.

“TAIB melaporkan perbuatan saudara Ridwan Kamil ke Bawaslu Republik Indonesia untuk diperiksa dan disidik sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here