Said Didu Cuit Soal Kampanye Terselubung di HUT BUMN

0
89
Said Didu sebut ada kampanye terselubung
Said Didu cuit soal kampanye terselubung

Elahan.com, Said Didu memang suka menuliskan cuitan di Twitter yang sering menimbulkan kontroversi. Kali ini mantan Sekretaris Kementerian BUMN periode 2005-2010 itu menyebut adanya kampanye terselubung dari pasangan Jokowi dalam acara HUT Kementerian BUMN.

Pada akun Twitter @saididu pada Selasa, 2 April 2019, Didu menuliskan sebuah utas mengenai perayaan ulang tahun Kementerian BUMN yang disebutnya sebagai ‘abuse of power’ yang bisa merusak BUMN.

Tidak lupa, Didu juga memposting empat foto pada utas twit tersebut. Secara berurutan gambar itu berisi gambar surat dengan kop Kementerian BUMN dan PT Perusahaan Pengelola Aset (PT PPA), gambar kaos dengan logo Kementerian serta anak usaha BUMN LinkAja. Terlihat jelas dari gambar hasil postingan Didu, di kaos tersebut terdapat juga gambar wajah Presiden Joko Widodo yang merupakan capres nomor urut 01.

Cuitan tersebut menjadi viral sebab hingga hari ini, Jumat, 5 April 2019, cuitan tersebut di-retweet sebanyak 1.401 kali, disukai sebanyak 1.872, dan dibalas oleh 203 kali.

Said Didu cuit soal kampanye terselubung
Said Didu sebut ada kampanye terselubung di HUT BUMN

Diketahui Kementerian BUMN memang sedang mengadakan rangkaian acara peringatan ulang tahun ke-21. Peringatan tersebut berupa kegiatan menjual sembako murah, membuka 11.000 lowongan kerja besar-besaran, hingga promo diskon dengan menggunakan LinkAja.

Said Didu menyebut ini dimanfaatkan sebagai ajang kampanye terselubung. Dia menyebut urutannya adalah ulang tahun Kementerian BUMN yang dijadikan ebagai alat kampanye terselubung, lalu rancangan acara juga menjadi sorotan. Ketiga menurut Didu bisa dilihat dari EO. Poin keempat adalah dengan membuat surat dari Kementerian BUMN untuk sumbangan BUMN. Selanjutnya penyiapan paket dan atribut yang terselubung. Keenam adalah segi pelaksanaan dan mengakali pertanggungjawaban.

Padahal dalam aturannya, kata Didu, pembagian CSR BUMN hanya bisa untuk tiga kondisi yaitu bantuan bencana, pasar murah pada hari besar agama, dan apabila terjadi gejolak ekonomi.

Adanya surat edaran yang berisi himbauan agar karyawan BUMN memasukkan data diri dan keluarga yang tidak pernah dilakukan sebelumnya menjadi pertanyaan Didu. Selain itu Didu juga mengomentari ulang tahun BUMN yang dilaksanakan secara besar-besaran dan pelaksanaannya dimajukan.

Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf tidak tinggal diam. Melalui wakil ketua TKN, Rosan Roeslani membantah tim paslon 01 menjadikan acara ulang tahun BUMN sebagai sapi perah sebagai ajang pelaksanaan kampanye seperti yang dituduhkan Didu.

Rosan juga meminta agar Didu tidak menyimpulkan sesuatu sendiri hanya berdasarkan persepsi pribadi yang bisa menimbulkan kekacauan. Komentar tersebut menurut Rosan membuat suatu polarisasi yang menyudutkan Jokowi selaku presiden dan juga capres 01.

Rosan juga menanggapi pertanyaan Didu mengenai munculnya surat edaran kepada seluruh karyawan BUMN  untuk mengumpukan data diri dan keluarga. Sebelumnya, ada surat edaran agar karyawan BUMN segera mendaftarkan diri beserta keluarga untuk menghadiri kegiatan Jalan Sehat dalam rangka HUT BUMN di Sidoarjo pada 7 April 2019. Menurut dia, hal ini adalah untuk keperluan perayaan ulang tahun BUMN saja. Sebab, masih kata Rosan, perayaan ulang tahun adalah waktunya orang BUMN berkumpul.

Joko Widodo, sebut Rosan, yang menjabat sebagai Presiden dan calon presiden pada Pemilu 2019, selalu meminta agar melaksanakan Pilpres dihadapi dengan optimis dan dijalankan sesuai dengan peraturan yang sudah diterapkan serta sesuaikan dengan etika moral yang harus dijaga oleh seluruh pelaku Pemilu itu sendiri.

Tudingan Said Didu ini juga ditepis oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno tudingan tersebut hanya untuk memanaskan suasana menjelang Pemilu. Rini sebut tidak ada kampanye terselubung di badan BUMN. Rini juga selalu meminta karyawannya agar tidak melakukan simbol-simbol keberpihakan pada paslon manapun ketika berfoto. Agar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here