Sandiaga Uno Tanggapi Andi Arief yang Tertangkap Pakai Narkoba

0
27
Sandiaga Uno
Sandiaga Uno (istimewa)

Elahan.com – Cawapres pasangan Prabowo Subianto, Sandiaga Uno meminta sekian banyak  pihak guna tidak saling menyalahkan bersangkutan permasalahan narkoba yang menjerat Andi Arief selaku Wakil Sekjen Partai Demokrat.

Andi diciduk tim dari Mabes Polri di antara kamar di Hotel Peninsula, Slipi, Jakarta pada Minggu (3/3) malam.

Setelah dilaksanakan tes urin, Andi Arief positif memakai sabu.

Calon Wakil Presiden nomor urut 02 tersebut menyatakan prihatin atas tertangkapnya Andi Arief dan mendoakan yang terbaik untuk politisi Partai Demokrat itu.

Sandiaga Uno mengatakan “Jadi ayo kita pakai kesempatan ini guna tidak saling menyalahkan namun ikut prihatin untuk situasi ini dan mendoakan yang terbaik. Kita berdoa yang terbaik guna Andi Arief,” ujarnya dari siaran pers kesebelasan media center pasangan Prabowo – Sandiaga, Selasa (5/3).

Sandiaga menerangkan, permasalahan politisi Demokrat tersebut mesti dipakai sebagai momentum untuk pemerintah dan masyarakat guna memerangi peredaran narkoba secara total.

Sebab Sandiaga Uno menilai bahwa peredaran narkoba di Indonesia sudah paling mengkhawatirkan.

Narkoba sudah menjadi ancaman, bukan hanya untuk di kalangan menengah tapi pun seluruh kalangan masyarakat.

“Prabowo-Sandi menyaksikan bahwa narkoba tersebut ancaman yang merusak sendi-sendi kebangsaan kita. Kita lihat tidak sedikit sekali di Amerika Latin yang menjadi Narco-State, di mana narkoba ini telah menjadi ancaman yang datangnya bukan dari ruang belajar menengah ke bawah, tapi pun menengah ke atas, sampai-sampai dari segala golongan,” ungkap Sandiaga.

“Kita juga hendak semua aparat, masyarakat, pemerintah, dunia usaha guna perang total, all out guna meyakinkan peredaran dan pemakaian narkoba ini dapat kita hapuskan dari Indonesia,” tambahnya.

Sebelumnya, Arief Poyuono  selaku Wakil Ketua Umum Partai Gerindra menilai Andi Arief adalah korban dari kegagalan pemerintah membasmi peredaran narkoba.

Arief Poyuono mengatakan lewat pesan singkat “Andi Arief hanya jadi Korban kegagalan Pemerintah Jokowi dalam pemusnahan Narkoba di Indonesia,” ungkapnya Senin (4/3).

Tanpa mengindikasikan data, Ia menyinggung bahwa peredaran narkoba kian meningkat pada pemerintahan Joko Widodo. Hal tersebut makin menakut-nakuti generasi di Indonesia.

Dia juga meminta permasalahan yang menjerat Andi ini tak butuh dipolitisasi.

“Yang tentu Andi Arief tersebut korban dan barangkali pengkomsumsi narkoba maka Andi Arief mesti segera di rehabilitasi saja,” bebernya.

Terpisah, Ace Hasan Syadzily selaku Juru bicara TKN Joko Widodo – Ma’ruf Amin, heran dengan pengakuan Arief Poyuono yang menyalahkan Presiden Joko Widodo atas penangkapan Andi Arief.

Jubir TKN Jokowi tersebut mengatakan, malah dengan ditangkapnya Andi Arief, pemerintah Joko Widodo bersikap tak pandang bulu.

Siapa juga yang tercebur narkoba mesti diadili.

“Pak Arief Poyuono sedang tidak mengaco kan? Kok Andi Arief yang mengonsumsi narkoba, Pak Jokowi yang disalahkan. Andi Arief yang bersalah, Pak Joko Widodo yang disalahkan,” ungkap Ace pada Senin (4/3).

“Harusnya Pak Arief Puyuono yang ngaca diri. Bagaimana kubu Prabowo Subianto – Sandiaga Uno mau membasmi narkoba, lha wong kesebelasan andalannya yang suka menyerang Pak Jokowi justeru digerebek permasalahan narkoba,” Tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here