Mengenal Lebih Dekat Sosok Glenny Kairupan, Sang Jenderal Teman Prabowo Subianto

0
51
Glenny Kairupan
Glenny Kairupan bersama Prabowo

Elahan.com, Nama Glenny Kairupan mencuat ketika namanya masuk dalam bocoran nama menteri jika Prabowo Subianto menjadi presiden Republik Indonesia.

Nama Direktur Penggalangan Badan Pemenangan Nasional (BPN) ini kemungkinan akan diangkat sebagai Menteri Perhubungan sebab di masa lalu, Glenny merupakan pilot Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad).

Siapakah sosok Glenny Kairupan ini?

Putera kelahiran Manado ini besar di Jakarta, dirinya memilih untuk menjadi tentara. Dia pintar dan akhirnya bisa masuk Akabri darat di Lembah Tidar, Magelang.

Di masa kecil, dia bertetangga dengan Hendropriyono saat tinggal di Petojo, Jakarta. Dia menyebut kesuksesannya masuk tentara ada andil dari Hendropriyono yang memang senior dari dirinya.

Menilik ke hubungan Glenny dan Prabowo, keduanya memang berteman sejak dulu. Bahkan pada 1985, Glenny sempat hadir ke rumah Prabowo yang ada di Lembang. Saat itu ada Mayor Sjafrie Sjamsoedin, Mayor Kivlan Zein, dan Mayor Ismet Yusairi.

Tahun 1970 di Akabri Magelang, Glenny dan Prabowo bersama-sama Susilo Bambang Yudhoyono dan Ryamizard Ryacudu. Dirinya dan SBY memang yang termasuk lulus lebih dulu di tahun 1973, sedangkan Prabowo Subianto lulus setahun setelahnya.

Seorang Pilot, Intel, hingga Danrem

Angkatan Darat mengirimkan Glenny untuk belajar terbang di Curug demi mencukupi kekurangan pilot. Dia bersama lima rekan lainnya dari TNI Angkatan Darat dan Angkatan Laut diikutkan menjadi peserta pendidikan penerbangan.

Pada pendidikan penerbangan di Curug ini, Glenny masuk menjadi angkatan ke-23 dan pernah menjadi ketua alumninya.

Pria kelahiran 11 Februari 1949 ini mendapatkan Commercial Pilot License (CPL) dan Private Pilot License (PPL). Semasa mengabdi, dirinya sering dikirim ke daerah konflik seperti Timor Timur. Sehingga bagi beberapa orang, dia dijuluki sebagai pilot pemberani.

Menurut Zacky Anwar Makarim, Glen bersama helikopternya pernah menerobos daerah pertempuran yang sangat rawan saat itu demi mengambil korban-korban dari pihak TNI. Glenny juga pernah dikirim ke luar negeri karena kecemerlangannya.

Tidak sampai di situ. Tahun 1995, Glenny masuk bergabung dengan Badan Intelijen Strategis (BAIS) ABRI. Dia juga pernah menempati posisi di Direktorat B Urusan Luar Negeri BAIS dan juga sempat mengikuti pendidikan intelijen.

Selain itu, Glen pernah juga ditugaskan ke luar negeri ketika Presiden Marcos ditumbangkan oleh massa. Saat itu Glen sebagai Asisten Atase Pertahanan.

Glenny juga pernah menjadi Danden Intel Kostrad dan Assintel Divisi 1 Kostrad. Saat menjadi perwira intelijen Konstrad, dia membuat intelijen dengan gaya Benny Moerdani yang terkenal low profile: senyap tapi penuh sukses.

Glenny Kairupan merupakan salah satu konseptor dari Gerakan Disiplin Nasional (GDN) yang pernah tren di akhir era Orba.

Kemudian, Glenny masuk jajaran teritorial ketika sudah memiliki pangkat kolonel. Dia waktu itu menjabat Wakil Komandan Korem (Wadanrem) di Timor Timur serta Komandam Korem (Danrem) d Salatiga tahun 1995-1996. Dia merupakan contoh langka di mana seorang pilot Penerbad bisa jadi Danrem.

Ketika pangkat Glenny Kairupan naik menjadi Brigadir Jenderal tahun 1999, dia kembali ke Timor Timur menjadi anggota Tim Penasehat Keamanan. Tugas kali ini tidak mudah karena ini jadi tahun terakhir Timor Timur bergabung dengan Indonesia. Bahkan dirinya pernah diperiksa oleh Komisi Penyelidik Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) karena beberapa masalah yang terjadi di masa penugasannya.

Karir politik setelah Militer

Glenny Kairupan bersama Maya Rumantir
Glenny Kairupan bersama Maya Rumantir saat mencalon jadi gubernur Sulawesi Utara

Meski berpangkat jenderal, Glenny tidak memiliki jabatan strategis di kariernya. Tidak hanya disalip oleh Prabowo, karirnya juga tersalip oleh Sjafrie Sjamsoeddin dari segi kepangkatan. Ketika Sjafrie sudah berpangkat mayor jenderal, dirinya masih brigadir jenderal.

Sekarang, dia dikenal sebagai bagian dari Partai Gerindra yang ikut memperjuangkan Prabowo untuk menjadi presiden. Dia memilih dunia politik setelah tidak berkarier di dunia militer lagi.

Di tahun 2015 Glenny Kairupan berpasangan dengan Maya Rumantir mencalonkan diri menjadi Gubernur Sulawesi Utara yang didukung oleh Prabowo dan Gerindra serta Demokrat. Namun, Glenny dan Maya tidak berjaya di Sulawesi Utara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here