Sumba Barat Diguncang Gempa Berkali-Kali Hari Ini

0
63
Gempa di Sumba Barat NTT (istimewa)
Gempa di Sumba Barat NTT (istimewa)

elahan.com – Melalui situs resminya, Badan meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadi beberapa kali gempa di Sumba Barat Nusa Tenggara Timur pada Selasa (22/1). Guncangan yang terakhir terjadi sekitar pukul 12.10 WIB siang ini.

Gempa berkekuatan sampai 6,7 SR ini berada di lokasi 10.65 LS, dan 118.97 BT atau 120 km Barat Daya Sumba Barat, NTT.

Mengutip dari Detik.com bencana tersebut  terjadi mulai pukul 08.08 Wita hingga 10.18 Wita. susulan pertama, dengan magnitudo 5,2, terjadi pada pukul 8.08 Wita di lokasi 74 kilometer barat daya Sumba Barat, dengan kedalaman 10 kilometer.

Disusul dengan 3,7 magnitudo pada pukul 08.24 Wita, lalu dengan magnitudo 4,5 pada pukul 08.55 Wita, dan berikutnya dengan magnitudo 4,9 pada pukul 08.57 Wita. Kelima dengan kekuatan magnitudo 4 terjadi pada pukul 09.11 Wita.

Selanjutnya yang keenam dengan kekuatan magnitudo 3,1 terjadi pada pukul 09.27 Wita, lalu terdeteksi lagi dengan magnitudo 3,4 terjadi pada pukul 09.29 Wita. Guncangan susulan lainnya dengan magnitudo 3,1 terjadi pada pukul 09.32 Wita, gempa magnitudo 3,2 terjadi pada pukul 09.37 Wita, gempa susulan dengan getaran cukup besar terjadi pada pukul 09.56 Wita, dengan magnitudo 5,2.

Sedangkan susulan ke-12 terjadi pada pukul 10.18 Wita, dengan catatan magnitudo 3,3. Namun, BMKG menyatakan bahwa rangkaian bencana alam tersebut tidak berpotensi tsunami. Kedalaman sumber guncangan-guncangan tersebut tercatat sama pada kedalaman 10 km. Menurut keterangan Kepala BMKG Kupang, bencana alam ini merupakan akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia ke Eurasia.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia ke Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi di wilayah Sumba Barat ini dibangkitkan oleh sesar naik (Thrust Fault),” jelas Kepala BMKG Stasiun Waingapu, Arief Tyastama di Kupang.

Guncangan terakhir menjadi yang terbesar dengan kekuatan 6,7 SR. Bahkan, bencana alam tersebut bisa terasa sampai Pulau Bali.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here