Temuan Atribut FPI di Rumah Terduga Teroris di Condet

0
3
FPI
Atribut FPI oleh terduga teroris

Elahan.com, Ditemukan berbagai atribut Front Pembela Islam (FPI) oleh Densus 88 di kediaman Husein Hasny, terduga teroris di Condet, Jakarta Timur.  Salah satu atribut yaitu kartu keanggotaan yang menunjukkan Husein memiliki jabatan sebagai wakil ketua bidang jihad.

Namun menganggapi hal tersebut, pengacara Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar enggan memberikan komentar apapun. Menjawab pertanyaan wartawan, ia mengatakan bahwa FPI sudah bubar. Aziz Yanuar juga mengatakan bahwa pihaknya belum mengetahui kebenaran status Husein itu. Pihaknya belum memeriksa hal tersebut secara detail.

“Kita tidak paham karena belum cek, kita kuasa hukum saja. Coba ke Pak Munarman,” ujar Aziz.

Aziz menduga mengenai atribut berlabel FPI itu bisa didapatkan atau dibeli di berbagai tempat, tanpa harus menjadi anggota organisasi tersebut. Lalu terkait kehadiran Husein pada siding Habib Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri (Jakarta Timur) pun Aziz mengaku tidak mengetahuinnya.

Seperti diketahui, ada empat orang terduga teroris yang ditangkap pasca terjadinya bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar. Keempatnya adalah ZA, BS, AJ, dan HH. Mereka semua berhasil ditangkap di Condet, Jakarta Timur, dan Serangbaru, Kabupaten Bekasi.

Menganai penangkapan Husein sebagai terduga teroris yaitu sebelumnya Polri menggeledah rumahnya yang berada di Jalan Raya Condet RT 005/003 Kelurahan Balekambang, Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (29/3/2021). Disana ditemukan beberapa atribut organisasi Islam FPI yang kemudian diamankan. Selain kartu tanda anggota, temuan lainnya antara lain, baju, buku, buku Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi tersebut, amplop, cd tabligh akbar, poster Rizieq Shihab, dan kaos reuni alumni 212.

Meski begitu belum dapat dipastikan secara jelas kebenaran dan keterkaitan terduga teroris dengan organisasi islam FPI. Namun pihak kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut. Hal itu sebagai upaya pencegahan terjadinya kembali tindak terorisme sepeti yang baru ini terjadi di gereja Katedral Makassar. “Ya termasuk itu. Jika ada keterkaitan, itu kan sebagai temuan awal. Akan didalami oleh teman-teman Densus 88,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, Senin (29/3/2021).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here