Tertarik Daftar BPJS Kesehatan Online, Begini Caranya

0
13
Cara daftar BPJS Kesehatan secara online
Cara daftar BPJS Kesehatan secara online

Elahan.com, Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bertugas untuk menyukseskan program jaminan sosial di bidang kesehatan untuk semua warga Indonesia.

Buat yang baru tahu, sebelum bernama BPJS Kesehatan pada 1 Januari 2014, jaminan ini bernama Askes yang merupakan singkatan dari Asuransi Kesehatan. Sekarang program kesehatan ini memang diminati banyak orang karena memberikan kemudahan ketika kondisi tubuh sedang sakit dan butuh untuk berobat.

Namun, untuk mendaftar secara offline di kantor memang butuh waktu yang cukup banyak karena pendaftar membludak. Akan tetapi kamu bisa mendaftar dengan cara online sendiri yang jauh lebih mudah. Ini menjadi solusi untuk mengatasi tingginya antusias masyarakat yang mendaftar langsung di kantor.

Lalu, bagaimana caranya untuk mendaftar sebagai anggota BPJS Kesehatan secara online? Berikut penjelasan lengkapnya.

Langkah pertama untuk medaftar adalah dengan mengunjungi website resminya di bpjs-kesehatan.com. Tapi penting untuk mempersiapkan dokumen yang diperlukan terlebih dahulu sebelum melakukan pendaftaran.

Dokumen penting tersebut adalah Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), NPWP, Buku Rekening Tabungan, Foto maksimal 50 Kb, Nomor Handphone, dan alamat email yang masih aktif. Setelah semuanya selesai, kamu baru bisa memulai pendaftaran.

Setiap memulai apapun pendaftaran baru, harus ceklis kotak yang tersedia sebagai bentuk persetujuan dari calon peserta setelah membaca prosedur dan ketentuan yang dijelaskan. Baca dengan baik ketentuan dan persyaratannya agar tidak ditemukan hal yang tidak diinginkan di kemudian hari. Berikut syarat dan ketentuannya:

  1. Calon pendaftar harus berusia cukup secara hukum melaksanakan kewajiban hukum yang sifatnya mengikat untuk setiap kewajiban apapun akibat penggunaan layanan pendaftaran BPJS.
  2. Data yang diberikan haruslah benar dan bisa dipertanggung jawabkan.
  3. Daftarkan diri sendiri dan anggota keluarga untuk menjadi anggota kesehatan.
  4. Iuran dibayar paling lambat setiap tanggal 10 setiap bulannya
  5. Melaporkan jika ada perubaha status data peserta maupun anggota keluarga jika ada melakukan perubahan fasilitas kesehatan, jumlah peserta dalam keluarga, maupun anggota keluarga tambahan.
  6. Kartu dan ID BPJS Kesehatan harus dijaga dengan baik agar identitias  peserta tidak rusak, dimanfaatkan orang lain, atau hilang.
  7. Jika terjadi kehilangan dan kerusakan identitas peserta, segera laporkan kepada pihak BPJS nya.
  8. Setuju untuk membayar iuran pertama minimal 14 hari dan maksimal 30 hari kalender setelah virtual account diterima agar manfaat dan hak dari jaminan kesehatannya bisa segera kamu gunakan.
  9. Setuju untuk mengulang proses pendaftaran kembali jika kamu belum melakukan pembayaran iuran hingga 30 hari sejak virtual account diterima. Atau jika melakukan perubahan data setelah 14 hari penerimaan virtual account tetapi tidak melakukan pembayaran.
  10. Setuju untuk mencetak e-ID sebagai identitas peserta.
  11. Jika ada perubahan anggota keluarga dapat dilakukan di kantor cabang BPJS terdekat.
Daftar BPJS Kesehatan secara online
Daftar BPJS Kesehatan secara online

Tahap kedua dalam melakukan proses pendataran secara online adalah mengisi biodata diri lengkap, yaitu:

  1. Mengisi nomor kartu keluarga (KK) lalu masukka kode captcha sesuai dengan gambar yang muncul.
  2. Secara otomatis akan muncul daftar seluruh anggota keluarga, klik tombol ‘Proses Selanjutnya’
  3. Akan muncul form yang harus diisi lengkap. Seperti data diri peserta, nomor NPWP, keluarahan/desa, alamat tinggal, dan nomor HP. Lalu centang kotak yang berisi pernyataan bahwa alamat KTP sesuai dengan alamat tempat tinggal sekarang.
  4. Pilih Faskes Tingkat I. Memilih Faskes ini penting karena pertama kali sakit, kamu akan butuh rujukan ke Faskes yang dipilih. Faskes Tingkat I ini bisa dokter pribadi, klinik, atau puskesmas.
  5. Upload foto yang berukuran maksimal 50 kb, klik ‘Proses Selanjutnya’.
  6. Lengkapi data seperti peserta anggota keluarga, kelas perawatan, nomor rekening bank serta nama pemilik, nomor HP, alamat email, serta captcha yang dikirim email.
  7. Kamu perlu mengonfirmasi e-mail yang dimasukkan. Buka email kamu lalu klik uRL aktivasi pada email. Kemudian kamu akan mendapatkan nomor virtual account.
  8. Yeay, tahap pendaftaran online sudah selesai jika sudah sampai pada tahap ini. Kamu tinggal melakukan pembayaran ke bank.
  9. Tombol w-ID bisa kamu download setelah pembayaran dilakukan.

Kartu BPJS Kesehatan bisa kamu ambil ke kantor cabang terdekat dari tempat tinggal. Tetapi ada beberapa syarat yang harus kamu lengkapi. Seperti mengisi formulir, bawa 1 lembar fotokopi KTP dan KK, akta kelahiran atau 1 lembar fotokopi KTP, dan 1 lembar pas foto peserta ukuran 3×4. Kamu juga harus bawa Virtual account atau e-ID yang sudah dicetak serta bukti pembayaran iuran dari bank/PPOB.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here