Trump Larang Pejabat Luar Negerinya Memulai Perang Dunia III

0
13
Perang Dunia III
Trump Larang Pejabat Luar Negerinya Memulai Perang Dunia III

Elahan.com, Presiden Donald melarang memulai Perang Dunia III terhadap Iran. Trump yang akan segera meninggalkan Gedung Putih itu telah menyerahkan kewenangan dalam mengambil keputusan terhadap Iran, kepada Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dan anggota lainnya di Gedung Putih. Para pejabat mengatakan bahwa presiden AS tersebut telah memberi wewenang kepada Pompeo dan pejabat yang lain untuk memberikan tindakan apa pun yang mereka mau kepada Iran sebelum masa keperesidenannya berakhir. Namun, dengan catatan, yaitu melarang untuk memulai Perang.

Presiden dari Partai Republik ini secara pribadi telah terlibat dalam pendekatan “tekanan maksimum” pemerintah terhadap Iran sejak tahun 2016. Trump memberikan berbagai macam sanksi terhadap Iran dan memerintahkan pembunuhan jenderal tertingginya, yaitu Qassem Soleimani pada 3 Januari 2020, menurut laporan Business Insider.

Sejak Pemilihan Umum AS pada 3 November, Trump telah berusaha merusak hubungan AS dengan Iran lebih jauh, setelah dilaporkan bahwa presiden terpilih, Joe Biden, akan mengambil pendekatan yang lebih halus dengan Iran. Biden dikabarkan akan mengembalikan keterlibatan AS dalam kesepekatan nuklir antara Iran dengan kekuatan negara lainnya di dunia, yang mana AS telah menarik diri di bawah pemerintahan Trump, pada tahun 2018.

Kemudian Biden juga diperkirakan akan menawarkan bantuan keuangan negara sebagai imbalan atas pembatasan kegiatan nuklir. Seorang pejabat mengatakan bahwa Trump baru-baru ini meninggalkan upaya pribadinya untuk melemahkan Biden terhadap Iran, dan secara tidak sadar termakan oleh upayanya yang sia-sia untuk membatalkan hasil pemilu AS 2020.

Para pejabat mengatakan bahwa Pompeo dan timnya telah membuat kemajuan dalam tindakan yang ingin mereka ambil. Saat ini mereka berencana untuk menerapkan lebih banyak sanksi terhadap Iran selama beberapa pekan ke depan. Pekan lalu, AS telah memberlakukan sanksi terhadap perusahaan-perusahaan di Rusia dan China yang membantu Iran dengan program misilnya. Sementara, para pejabat mengatakan kepada The Daily Beast bahwa individu dan organisasi yang terkait dengan Iran akan terkena sanksi selama beberapa hari ke depan.

Pemerintahan dibawah Donald Trump juga diyakini telah mengetahui rencana pembunuhan seorang ilmuwan nuklir senior Iran, Mohsen Fakhrizadeh, sebelum dia tewas dalam serangan yang ditargetkan di Teheran, Iran, pekan lalu. Israel, yang merupakan sekutu dekat Amerika, diduga berada di balik serangan itu, menurut Politico.

Iran telah mengancam akan membalas kematian Fakhrizadeh dan Soleimani. Pada Rabu, Washington Post melaporkan bahwa pemerintahan Trump akan menarik puluhan diplomatnya dari kedutaan AS di Baghdad, Irak, karena ketegangan meningkat di seluruh wilayah. Penarikan diplomat itu digambarkan oleh seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS sebagai pertaruhan, menjelang peringatan pembunuhan perwira militer senior Iran, Soleimani, oleh serangan pesawat tak berawak AS di Baghdad.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here